Pemeliharaan Terpal pada Tenda agar tahan lama

Tenda dengan bahan terpal plastik merupakan salah satu barang bantuan non-pangan yang paling banyak dibagikan dalam program-program kemanusiaan.

Setiap tahun raturan ribu meter persegi lembar polietilen (polyethylene) dibagikan oleh LSM-LSM, badan-badan pemerintah dan sektor swasta. Bagi keluarga-keluarga yang mengungsi karena konflik atau yang rumahnya telah rusak karena bencana, terpal plastik bisa menjadi bahan bangunan sementara yang bermanfaat untuk perbaikan atau untuk struktur hunian dalam keadaan darurat. terpal ini biasanya di gunakan untuk camping.

Pemeliharaan Terpal pada Tenda agar tahan lama

Memastikan bahwa para keluarga dan komunitas pengungsi menerima jenis bantuan kemanusiaan yang tepat dengan tepat waktu merupakan satu tujuan kunci semua badan bantuan dan penyandang dana. Sifatnya yang luwes dan harganya yang murah membuat terpal plastik menjadi pilihan wajib dalam program-program hunian darurat oleh para lembaga.

Namun, beragamnya ukuran dan kualitas terpal plastik yang dibagikan kepada para pengungsi dalam respons-respons bencana akhir-akhir ini menunjukkan adanya kekurangjelasan tentang bagaimana terpal plastik bisa paling berdaya guna untuk mendukung upaya-upaya pemulihan dalam rumah tangga-rumah tangga yang terkena dampak dan komunitas mereka.

Pemeliharaan Terpal pada Tenda agar tahan lama

Sebagai bagian dari mandat mereka untuk mendorong bantuan kemanusiaan yang lebih efektif dan terkoordinasi, Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (International Federation of the Red Cross and Red Crescent Societies/IFRC) dan para anggota afiliasi Oxfam International telah bekerja sama dalam penyusunan dan penyebaran pedoman teknis tentang spefisikasi dan penggunaan terpal plastik dalam keadaan darurat.

Dengan berbekal informasi dari penelitian tentang praktik-praktik unggulan dalam respons kemanusiaan yang menunjukkan bahwa pembagian terpal plastik yang tepat waktu terbukti efektif dalam memenuhi kebutuhan akan hunian dan sanitasi dalam keadaan darurat, isi dari pedoman ini telah dikaji ulang oleh para panel peninjau bersama di Eropa, Inggris dan Amerika Serikat.

Lebih dari 75 orang yang mewakili badan-badan kemanusiaan, penyandang dana, pabrik pembuat, dan konsultan independen telah berperan dalam penyusunan draf pedoman ini. IFRC dan Oxfam sangat berterima kasih atas sumbangan masukan yang sangat berharga yang telah mereka berikan. tenda kerucut dan tenda pleton salah satunya. Mengingat beragamnya praktik-praktik dan budaya setempat dalam mendirikan bangunan di wilayah wilayah program kemanusiaan, pedoman ini tidak dimaksudkan sebagai satu panduan definitif tentang bagaimana menggunakan terpal plastik sebagai satu bahan bangunan.

READ  10 MANFAAT KESEHATAN KETIKA MELAKUKAN CAMPING, KEMAH YUK

Pertanyaan kunci yang hendak diajukan oleh para penyusun, editor, dan peninjau pedoman ini bukanlah “bagaimana membangun hunian yang lebih baik,” namun “bagaimana bisa memberikan dukungan yang paling baik bagi upayaupaya pemulihan setempat sambil mencari solusi hunian yang lebih tahan lama dan bermartabat.” Diharapkan bahwa pedoman ini akan membantu para pembuat keputusan dan staf program untuk bisa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menggunakan terpal plastik untuk mencapai tujuan tersebut.